Minggu, 05 April 2015

serpihan

Ketika manusia itu hidup di dalam lingkup yang sempit dimana dirinya menjadi paling baik dikalangannya, maka akan berakibat suatu perubahan sifat yang terjadi pada individu tersebut. Perubahan yang terjadi bisa di akibatkan karena kurangnya kesadaran diri akan adanya suatu hal yang berada diluar sana.

untuk orang yang aku cintai

Sabtu, 04 April 2015

penelitian kuantitatif


BAB III
METODE PENELITIAN
3.1. Jenis penelitian
Penelitian Kuantitatif adalah suatu metode penelitian yang bersifat induktif, objektif dan ilmiah di mana data yang di peroleh berupa angka-angka (score, nilai) atau pernyataan-pernyataan yang di nilai, dan dianalisis dengan analisis statistik. Penelitian Kuantitatif biasanya di gunakan untuk  membuktikan dan menolak suatu teori. Karena penelitian ini biasanya bertolak dari suatu teori yang kemudian di teliti, di hasilkan data, kemudian di bahas dn di mbil kesimpulan.
Penelitian kuantitaif merupakan sebuah penelitian yang berlangsung secara ilmiah dan sistematis dimana pengamatan yang di lakukan mencakup segala hal yang berhubungan dengan objek penelitian, fenomena serta korelasi yang ada diantaranya. Tujuan penelitian kuantitatif adalah untuk memperoleh penjelasan dari suatu teori dan hukum-hukum realitas. Penelitian kuantitatif dikembangkan dengan menggunakan model-model matematis, teori-teori dan atau hipotesis.
3.2. Tempat dan Waktu Penelitian
3.2.1.      Tempat Penelitian
Penelitian ini bertempat di Tniversitas Trunojoyo Madura (UTM), yang lebih spesifiknya difokuskan di fakultas ilmu sosial dan budaya (fisib).
3.2.2.      Waktu Penelitian
Penelitian ini di laksanakan pada waktu hari jum’at sampai minggu dengan jangka satu bulan. Dengan perincian minggu pertama melakukan observasi lapangan, dilnjut minggu kedua dan minggu berikutnya melakukan penyebaran angket dan melakukan wawanacara.
3.3. Populasi dan Sampel Penelitian
3.3.1.      Populasi
Menurut Burhan Bungin (2001 : 101 ). Bahwa “ populasi adalah merupakan keseluruhan (universum) dari objek penelitian”. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa fakultas ilmu sosial dan budaya Univesitas Trunojoyo Madura.
3.3.2.      Sampel Penelitian
Sampel merupakan pengambilan data yang dilakukan untuk mewakili keseluruhan populasi ( Bungin : 2001 : 103 ). Pada penelitian ini dalam pengambilang sampelnya digunakan dengan cara mengambil sampel dari sebagian mahasiswa fisib utm. Untuk menghasilkan suatu data daripada penelitian.
3.4.Variabel dan Definisi Operasional
3.4.1.      Variabel
Variable pada dasarnya pada dasarnya adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik kesimpulannya. (Sugiyono, 2007).
Dalam penelitian ini terdapat dua variabel sebagai kerangka penilitian sebagai berikut :
Variabel Penelitian
-          Variabel bebas X kekerasan dalam pacaran
-          Variabel terikat Y hubungan pasangan
3.4.2.      Definisi Operasional
No
Variabel
Definisi
Operasional
Indikator
Skala Data
Instrumen Pengumpulan Data
1
Kekerasan dalam pacaran
Kekerasan merupakan suatu tindakan yang dapat merugikan diri individu, orag lain, dan kelompok. Mengaikbatkan suatu kerugian atau memar/trauma, kematian, kerugian psikologis, kelainan perkembangan dan pemaksaan hak
Tindakan yang merugikan
Interval
Kusioner
2
Hubungan pasangan
Suatu ikatan yang terjadi terhadap dua orang beda jenis yang didalamnya terjadi interksi sosial yang tdak memiliki hubungan keluarga
Suatu ikatan  antara dua orang yang berbeda jenis
Interval
Kusioner