Kamis, 31 Desember 2015
Selasa, 29 Desember 2015
Senin, 28 Desember 2015
Selasa, 17 November 2015
Cerpenku
JANJI
SETIA HIDUP SENDIRI
Biarlah
aku yang mengalah demi kedua orang tuamu, yang memintaku untuk tidak bersamamu
lagi, karena kamu sudah dipinang olehnya mantan kekasihmu, tapi aku akan tetap
setia menantimu hingga janur kuning melengkung atau sampai kau berhianat akan
keinginan kedua orang tuamu sendiri.
Teringat
dalam benakku dikala aku duduk di halaman kost, janji akan kesetian terhadap
seorang kekasih di masa SMA. Terasa sesak jiwa dikala janji itu terlintas dalam
kesendirianku saat ini, janij terhadap seorang wanita yang pernah menjadi
pengisi keseharianku dimasa putih abu-abu. Aku masih setia dengan janji yang
aku buat dengannya, namun aku tidak pernah mengira kalau dirinya yang aku
percaya akan melanggar janji akan kesetiaan terhadap pilihan orang tuanya,
dirinya mempunyai kekasih lain setelah aku benar-benar menjalani permintaan
orang tuanya untuk pergi dari kehidupan dirinya.
Pahitnya
kata-kata darinya aku ketahui dikala aku sedang berada dirumah dari seorang
sahabatku yang juga merupakan teman satu pondok dengan hasanah mantanku dimasa
SMA. “andi, kamu tahu gak kalau hasanah itu pacaran sama rian di pondok”
pertanyaan itu terlontar dari sahabatku. Aku sempat terheran terhadap
pertanyaan yang terlontar dari sahabatku itu, namun aku berusaha tetap tenang
sambil aku menjawa “gak tahu tuh, memangnya kapan pacarannya?”. “iya selama
kamu sudah lulus dari sekolah kita, masak gak tahu? Dia memperjelas, sambil
keheranan karena aku yang tidak tahu menahu akan apa yang sedang terjadi selama
aku lulus dari sekolah yang penuh dengan kenangan. “benar aku gak tahu apa-apa
masalah itu, dan kedekatanku itukan sudah dulu, sedang sekarang aku sudah
jarang komunikasi dengannya, kan dia tidak pegang hp dipondok”. Obrolanku
dengan sahabatku terus berlanjut namun sudah tidak membahas masalah status
hasanah lagi, namun dalam hatiku masih penasaran akan kebenaran informasi dari
sahabatku itu.
YYY
Seminggu
sudah waktu berlalu dari hari dimana aku mendapatkan berita tentang status
hasanah di pondok. Namun hati tetap masih bertanya-tanya dan berharap kalau
hasanah akan menghubungiku karena biasanya kalau hari jum’at sore seperti saat
ini, merupakan hari kunjungan orang tua hasanah kepondok sehingga hasanah
terkadang menghubungiku baik menelfon atau ngechatt aku di situs sosial facebook,
memang benar tuhan itu maha mendengar atas apa yang umatnya inginkan, karena
tiba-tiba hpku bergetar menandakan kalau ada pemberitahuan dari akun facebookku,
langsung saja aku melihatnya yang ternyata meupakan pesan yang datang dari
kejauhan sana yang tidak lain adalah hasanah.
“bagaimana
kabarmu kak”, pesan yang dikirim oleh hasanah untukku yang memang sedang
menunggu kehadiran kabar darinya.
“Alhamdulillah
baik, aku mau Tanya seuatu padamu”, akupun menjawab pesan darinya, dan langsung
pada inti tujuanku untuk berkomunikasi dengannya.
“mau
Tanya apa memangnya”.
“apa
benar kamu berpacaran dengan rian di pondok? Tolong jawab dengan jujur”
pertanyaanku langsung pada inti, sambil aku meminta akan kejujuran dari
jawabannya.
“kata
siapa aku pacaran dengan rian? Aku gak pacaran dengannya kak,”, hasanah tidak
langsung menjawab, namun malah balik tanya dari mana aku tahu masalah statusnya
yang berusaha dirinya sembunyikan selama aku berpisah dengannya. Namun aku
masih penasaran akan kebenaran info yang aku ketahui dari sahabtku,
“sudahlah
jangan menyembunyikan bangkai dariku lagi, karena sepandai-pandainya orang
menyembunyikan bangkai pasti terciup baunya, benarkan kamu pacaran dengan
rian”, kini pertanyaanku perlahan berubah menjadi tuduhan dengan maksud ingin
buat hasanah menagkui akan hubungannya dengan rian di pondok.
“sungguh
kak aku saat ini gak pacaran sama siapa-siapa apalagi sama rian, memangnya kamu
dapat gossip dari mana kak, sampek segitu teganya kamu tuduh aku pacaran sama
rian”, hasanah tetap bertahan dengan argumennya kalau dirinya gak pacaran
dengan rian itu, namun rasa penasaran dari hatiku masih belum hilang, pesan
demi pesan terus terkirim dari facebook ku, dengan berbagai macam cara agar
kebenaran terungkap karena aku yakin sahbatku tidak akan mengada ngada atas apa
yang dia sampaikan tentang hasanah.
Pada
akhirnya kebenaran itu terungkap saat pesan darinya masuk ke Colum chat di
Facebook “kak aku minta maaf, aku memang pernah pacaran sama rian tapi sekarang
sudah tidak lagi”, namun pertanyaanku tidak cukup dangan jawaban itu aku masih
memastikan sedetil mungkin tentang statusnya dengan rian seperti apa.
“lalu
jika bukan sekarang kapan kamu yang pacaran, berapa lama pacaran dan kapan
putus”. aku lontarkan semua rasa penasaran itu di colom pesanku dan aku
kirimkan pada hasanah. Pemberitahuan akan adanya pesan di facebook kembali
bedering
“tiga
bulan aku pacaran dengan rian, dan aku pacaran semenjak selesai UN, dan semua
itu karenamu, karena kamu yang menghindar dariku dan sudah tidak lagi perhatian
padaku”, jawaban yang semakin membuat jiwa kecewa.
“salahku
katamu? Lantas bagaimana dengan janji yang aku lontarkan padamu dank au
menyetujuinya, dan bukankah kamu tahu aku mengalah karena kamu ingin taat pada
orang tuamu dan aku mengikutinya, dan sekarang kamu masih menyalahkan diriku?
Asal kamu tahu, aku masih setia pegang janji itu janji kesetiaan. Aku sangka
kau akan setia akan prinsip ketaatanmu pada orang tuamu untuk tidak pacaran,
namun nyatanya kamu hanyalah wanita yang bermulut manis depanku, oke sudah
mulai sekarang aku tegaskan janji kita sudah musnah masa iddahnya dengan
penghianatanmu, dan mulai sekarang aku ataupun kamu bebas mau dengan siapapun.
Wassalmu’alaikum.” Pesan panjang itu aku kirim sebagai tanda kekecewaanku, dan
tanda akan selesainya tanggung jawab yang selama ini aku bawa.
“ya
terserah kamu kak, kamu mau marah dan gak mau memaafkan aku lagi, terimakasih
kak atas semuanya, Wassalamu’alaikum.” Pesan terahir yang datang dari hasanah
pada saat hari jum”at sore itu, menjadi penutup akan kepastian rasa penasaran
yang ada dalam hatiku dan penutup akan lamanya kesetiaanku pada janji setia
hidup sendiri.
YYY
Sudah
lama kisah kesetiaan itu ada dalam kesehariaanku sampai semua jelas dan berahir
dengan kesakitan di dalam hati dan menjadi hantu dalam kesendirianku, karena
janji setia hidup sendiri itupula yang buatku terbiasa dengan hidup tanpa
adanya seorang pengisi hati. Masalalu itu masih meninggalkan bekas luka yang
terkadang membuat air mata ini menetes.
Nada
dering hp ku membuatku tersadar kalau hari ini aku ada acara undangan dari
fakultas untuk menghadiri acara seminar dan akupun langsung terbangun dari
lamunan tentang kisah masa lalu, yang bagiku begitu menydihkan namun itu semua
ada sisi positifnya dimana dengan itulah tuhan menunjukkan bagiku kalau tidak
Cuma ada satu wanita di dunia ini.
Minggu, 24 Mei 2015
Pendidikan Sosiologi UNY 2012: Makalah Teori Sosiologi Klasik : Georg Simmel
Pendidikan Sosiologi UNY 2012: Makalah Teori Sosiologi Klasik : Georg Simmel: BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Teori adalah sarana pokok untuk menyatakan hubungan sistematik dalam gejala sosia...
E Books Sociology and Literature: Teori Sosiologi Klasik Georg Simmel
E Books Sociology and Literature: Teori Sosiologi Klasik Georg Simmel: Georg Simmel : Masyarakat sebagai Interaksi 1. Riwayat Hidup Georg Simmel adalah seorang sosiolog...
Sabtu, 18 April 2015
Minggu, 05 April 2015
serpihan
Ketika manusia itu hidup di dalam lingkup yang sempit dimana dirinya menjadi paling baik dikalangannya, maka akan berakibat suatu perubahan sifat yang terjadi pada individu tersebut. Perubahan yang terjadi bisa di akibatkan karena kurangnya kesadaran diri akan adanya suatu hal yang berada diluar sana.
untuk orang yang aku cintai
Sabtu, 04 April 2015
penelitian kuantitatif
BAB III
METODE PENELITIAN
3.1. Jenis penelitian
Penelitian Kuantitatif adalah suatu metode penelitian yang
bersifat induktif, objektif dan ilmiah di mana data yang di peroleh berupa
angka-angka (score, nilai) atau pernyataan-pernyataan yang di nilai, dan dianalisis
dengan analisis statistik. Penelitian Kuantitatif biasanya di gunakan
untuk membuktikan dan menolak suatu teori. Karena penelitian ini biasanya
bertolak dari suatu teori yang kemudian di teliti, di hasilkan data, kemudian di
bahas dn di mbil kesimpulan.
Penelitian kuantitaif merupakan sebuah penelitian yang
berlangsung secara ilmiah dan sistematis dimana pengamatan yang di lakukan
mencakup segala hal yang berhubungan dengan objek penelitian, fenomena serta
korelasi yang ada diantaranya. Tujuan penelitian kuantitatif adalah untuk
memperoleh penjelasan dari suatu teori dan hukum-hukum realitas. Penelitian
kuantitatif dikembangkan dengan menggunakan model-model matematis, teori-teori
dan atau hipotesis.
3.2.
Tempat dan Waktu Penelitian
3.2.1. Tempat
Penelitian
Penelitian ini bertempat di Tniversitas Trunojoyo
Madura (UTM), yang lebih spesifiknya difokuskan di fakultas ilmu sosial dan
budaya (fisib).
3.2.2. Waktu
Penelitian
Penelitian ini di laksanakan pada waktu hari jum’at
sampai minggu dengan jangka satu bulan. Dengan perincian minggu pertama melakukan
observasi lapangan, dilnjut minggu kedua dan minggu berikutnya melakukan
penyebaran angket dan melakukan wawanacara.
3.3. Populasi dan Sampel Penelitian
3.3.1. Populasi
Menurut Burhan Bungin (2001 : 101 ). Bahwa “
populasi adalah merupakan keseluruhan (universum)
dari objek penelitian”. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa
fakultas ilmu sosial dan budaya Univesitas Trunojoyo Madura.
3.3.2. Sampel
Penelitian
Sampel merupakan pengambilan data yang dilakukan
untuk mewakili keseluruhan populasi ( Bungin : 2001 : 103 ). Pada penelitian
ini dalam pengambilang sampelnya digunakan dengan cara mengambil sampel dari
sebagian mahasiswa fisib utm. Untuk menghasilkan suatu data daripada
penelitian.
3.4.Variabel
dan Definisi Operasional
3.4.1. Variabel
Variable pada dasarnya pada dasarnya adalah segala
sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari
sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik
kesimpulannya. (Sugiyono, 2007).
Dalam penelitian ini terdapat dua variabel sebagai
kerangka penilitian sebagai berikut :
Variabel
Penelitian

-
Variabel bebas X
kekerasan dalam pacaran
-
Variabel terikat Y
hubungan pasangan
3.4.2. Definisi Operasional
No
|
Variabel
|
Definisi
Operasional
|
Indikator
|
Skala Data
|
Instrumen Pengumpulan Data
|
1
|
Kekerasan dalam pacaran
|
Kekerasan merupakan suatu tindakan yang dapat merugikan
diri individu, orag lain, dan kelompok. Mengaikbatkan suatu kerugian atau
memar/trauma, kematian, kerugian psikologis, kelainan perkembangan dan
pemaksaan hak
|
Tindakan yang merugikan
|
Interval
|
Kusioner
|
2
|
Hubungan pasangan
|
Suatu ikatan yang terjadi terhadap dua orang beda jenis
yang didalamnya terjadi interksi sosial yang tdak memiliki hubungan keluarga
|
Suatu ikatan antara
dua orang yang berbeda jenis
|
Interval
|
Kusioner
|
Rabu, 18 Februari 2015
taufiq_sosiologi: Perjalanan ini masih saja samabagaikan kapal yang ...
taufiq_sosiologi: Perjalanan ini masih saja samabagaikan kapal yang ...: Perjalanan ini masih saja sama bagaikan kapal yang mengikuti arus entah harus sampai kapan akan seperti ini kata mereka aku pergi berlayar...
Perjalanan ini masih saja samabagaikan kapal yang mengikuti arusentah harus sampai kapan akan seperti inikata mereka aku pergi berlayar dan akan pulang dengan ikan melimpahkata mereka semua akan baik baik sajamereka yang selalu ada dalam benakkumeski diriku masih saja sebatas pengikut arusmungkin mereka tidak tahu aku disini seperti apanamun pastinya aku masih tak seperti kata mereka
Langganan:
Komentar (Atom)